Wonogiri-kabarwonogiri.com-Wonogiri mempunyai beberapa makanan khas yang cocok dijadikan oleh-oleh pemudik saat balik ke perantauan. Oleh-olehnya pun beranekaragam rasanya.
Pemudik bisa mendatangai sejumlah pasar tradisional atau toko oleh-oleh di Wonogiri yang menjual aneka snack atau camilan.
Salah satu pedagang oleh-oleh Khas Wonogiri yang berjualan di kios Pasar Kota Wonogiri adalah Darmo.
“Ada banyak makanan khas yang biasa dibeli, seperti mete dan tempe kripik benguk. Tapi yang jelas khas dan jarang daerah lain ada itu sambal cabuk,” kata Wiwit.
Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Wonogiri:
- Kacang mete
Kacang mete merupakan salah satu oleh-oleh yang terbilang mahal harganya. Namun makanan ini tetap diburu. Rasanya yang gurih membuat kacang mete Wonogiri dilirik pembeli.
Produsen kacang mete di Wonogiri banyak ditemui di daerah Kecamatan Ngadirojo dan Jatisrono. Di daerah itu terdapat beberapa toko yang khusus menjual mete. Kacang mete Wonogiri mudah didapatkan di toko oleh-oleh Wonogiri maupun di Pasar Tradisional.
- Tempe keripik benguk
Tempe keripik benguk berbeda dengan tempe kedelai yang juga dijumpai di sejumlah daerah. Tempe benguk dikenal sebagai makanan yang mempunyai tekstur keras. Namun, di Wonogiri tempe benguk bisa diolah menjadi kripik yang renyah dan lezat.
Salah satu sentra tempe kripik benguk berada di Lingkungan Grobog, Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota.
- Emping Mentah
Emping merupakan camilan yang terbuat dari melinjo. Teksturnya yang mirip kerupuk membuat makanan ringan ini renyah saat dimakan. Rasanyapun beranekaragam, mulai dari manis, asin hingga agak kepahit-pahitan.
Biasanya pemudik lebih suka membeli emping mentah. Agar saat dibawa balik ke perantauan lebih awet dan tidak rusak.
- Brem
Brem merupakan camilan yang dibuat dari sari ketan. Proses pembuatannya melalui fermentasi beras ketan hitam. Teksturnya lembut dan kering. Di Wonogiri, sentra pembuatan brem ada di Desa Tenggar, Kecamatan Nguntoronadi.
- Geti Wijen
Geti Wijen merupakan camilan yang berbahan dasar wijen dan dicampur dengan jahe dan gula merah. Aroma jahe di makanan ringan ini cukup terasa. Salah satu daerah di Wonogiri yang memproduksi geti wijen adalah Geneng, Purwosari, Wonogiri kota. Namun camilan ini mudah didapatkan di pasar tradisional.
- Sambal Cabuk
Sambal berwarna hitam ini terbuat dari wijen. Kemudian dikomposisi dengan kelapa, daun jeruk, gula merah dan daun kemangi. Rasanya yang manis dan pedas cocok untuk lauk. Terlebih saag nasinha masih hangat.