Wonogiri-kabarwonogiri.com-Ratusan massa di Wonogiri menggelar aksi damai bela Palestina didepan Pasar Wonogiri Kota,Jumat(24/11).Disela aksi itu dilakukan pembagian buah semangka kepada pengguna jalan.
“Total buah semangka yang kita bagikan sebanyak 1000 potong.Buah semangka adalah wujud perlawanan warga Palestina terhadap Israel,” ujar Koordinator Lapangan Aksi Damai Bela Palestina Wonogiri Sugiyanto saat dikonfirmasi wartawan.
Menurut dia,aksi damai itu diikuti sekitar 200 orang umat muslim di Wonogiri.Dalam aksi itu pula ditegaskan bahwa aksi bela Palestina tersebut murni dilakukan atas dasar kemanusiaan dan bukan ditunggangi oleh kelompok atau golongan tertentu.
Ia mengatakan aksi damai itu diinisiasi dari mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri. Selain itu ada beberapa elemen masyarakat yang turut mengikuti kegiatan itu.
“Dari mahasiswa 50 orang saja. Ada dukungan masyarakat yang sama sekali tidak diundang, terpanggil ada kepedilian. Ini ada 200 orang (yang melakukan aksi damai),” ungkap dia.
Sugiyanto menuturkan, aksi yang digelar dilakukan dengan cantik dan elegan. Bahkan di akhir aksi ada pembagian semangka kepada masyarakat.
“Semangka (yang dibagikan) 1000 potong. Semangka wujud simbol perlawanan Palestina ke Israel. Bendera Palestina sama dengan warma semangka,” ujar dia.
Dalam aksi ini, kata dia, pihaknya tidak menggalang dana dan menolaknya. Sehingga beda dengan aksi lainnya. Masyarakat didorong mendonasikan melalui yayasan terpercaya.
Sugiyanto berharap, aksi yang dilakukan bisa membangkitkan semangat warga muslim Wonogiri untuk peduli terhadap Pelestina. Karena mereka saudara muslim yang dibunuh dan dibantai Israel.
“Kemudian harapan kami kemerdekaan berserikat berpendapat tidak dikebiri. Artinya kegiatan seperti ini harus mendapat dukungan kepolisian. Hak pendapat dilindungi,” kata Sugiyanto.
Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan dalam aksi itu pihaknya membantu pengamanan. Aksi damai itu dinilai lancar.
“Mereka memberikan keprihatinan terhadap saudara mereka. Aspirasi (memberikan pendapat) dilindungi undang-undang. Aksi damai diharapkan memberikan suasana positif,” pungkasnya.