Keripik Tempe Benguk: Oleh-oleh Khas Wonogiri yang Laris Manis Saat Lebaran

by Abdul Manar

Wonogiri-kabarwonogiri.com-Salah satu makanan khas Wonogiri adalah keripik tempe benguk. Camilan berbahan dasar benguk ini semakin ramai dipesan saat Ramadan hingga Lebaran.

Keripik tempe benguk memiliki rasa dan tekstur berbeda dengan tempe kedelai. Salah satu sentra produksi keripik tempe benguk berlokasi di Lingkungan Grobog, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Mayoritas warga di sana memproduksi keripik tempe benguk di rumah mereka. Salah satunya Rohayati warga Lingkungan Grobog RT 2 RW 4.

“Sejak 2009, hampir semua warga sini iya (membuat tempe benguk). Yang lebih lama dari saya banyak. Saya termasuk generasi baru.” kata wanita yang akrab disapa Etik.

Ia mengatakan semua proses pembuatan camilan dikerjakan di rumah. Dalam sehari, Etik bisa memproduksi hingga 300 bungkus keripik tempe benguk.

Satu bungkus berisi 19-20 tempe benguk. Adapun harganya Rp 13.000 per bungkusnya.

Untuk mendapatkan keripik tempe benguk, pembeli bisa membeli dengan datang langsung ke rumah produksi.

“Dijual ke Pasar Wonogiri, ada reseller juga. Biasanya untuk oleh-oleh. Reseller malah jauh-jauh,” ungkapnya.

Etik menuturkan pada momen Ramadan hingga lebaran, pesanan di tempatnya membludak bahkan cukup membuatnya kewalahan. Saat lebaran banyak pemudik pulang kampung sehingga pesanan meningkat.

“Renyahnya tahan bisa 2-3 minggu. Kalau rasa mungkin sudah berbeda karena kita tidak pakai pengawet. Aman untuk oleh-oleh dibawa ke tempat jauh,” kata Etik.

Related Posts

Leave a Comment