Pemkab Wonogiri Gandeng Bulog Surakarta Gelar GPM

by Tarmuji

Wonogiri-kabarwonogiri.com-Menyusul meroketnya harga beras di pasaran belakang ini Pemkab Wonogiri siap menggelar operasi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program kerjasama dengan Bulog Cabang Surakarta itu dalam waktu akan dilakukan di wilayah Kecamatan Giriwoyo terlebih dahulu sebelum menjangkau wilayah kecamatan lain di Kabupaten Wonogiri sesuai kebutuhan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Pemkab Wonogiri Sutardi, menyebutkan dipilihnya wilayah Giriwoyo lantaran hasil panen padi di wilayah itu relatif tidak banyak. Namun, ketika ada operasi pasar warga setempat sangat antusias mendukung.

“Berapa volumenya (beras GPM) tergantung Pemprov Jateng dan kesiapan pihak Bulog kami hanya mengusulkan, kita berharap GPM bisa dilakukan sebelum bulan puasa ini,” kata dia, Senin (26/2).

Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Area Surakarta Andy Nugroho menyatakan siap melakukan GPM dengan Pemkab Wonogiri dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan.

“Selain program ini (GPM) kami sudah rutin menyalurkan bantuan pangan gratis 10 Kg/KK untuk 99.742 KK atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kabupaten itu sejak Januari lalu,” kata dia.

Menurut Andy, harga beras medium maupun premium di pasaran umum sudah mulai turun rata-rata Rp 300 rupiah hingga Rp 500 rupiah per kilo.Dimana sebagai tolok ukur (harga) di Pasar Legi Solo.Oleh sebab itu,masyarakat diimbau tidak khawatir berlebihan karena pihaknya siap kerjasama dengan 7 kabupaten/kota di Solo Raya menggelar GPM.

Ditambahkan,stok gudang Bulog Solo Raya masih 10.000 ton lebih.Sementara itu,di gudang Bulog Ngadirojo Wonogiri saja, imbuhnya, juga aman karena stok masih 1.482.500 Kg.

“Angka tersebut relatif aman untuk memenuhi permintaan konsumen hingga bulan Maret atau April mendatang,”pungkasnya.

Related Posts

Leave a Comment