Akademisi Wonogiri Apresiasi Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Minta Penegakan Hukum Tak Pandang Bulu

by Abdul Manar

WONOGIRI-KabarWonogiri.com – Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi mendapat apresiasi dari kalangan akademisi.

Dosen Hukum Tata Negara STAIMAS Wonogiri sekaligus Penyuluh Anti Korupsi tersertifikasi LSP KPK RI, Dr. Ruslina Dwi Wahyuni, S.Sos., M.A.P., menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia tanpa pandang bulu.

Menurut Ruslina, pemberantasan korupsi merupakan bagian penting dari amanat konstitusi sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis dan berkeadilan.

“Sebagai akademisi dan penyuluh anti korupsi, saya sangat mengapresiasi dan mendukung Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi tanpa tebang pilih dari berbagai instansi di negeri ini,” ujar Ruslina dalam pernyataannya.

Ia berharap komitmen tersebut tidak hanya berhenti pada penindakan terhadap pelaku korupsi, tetapi juga diwujudkan melalui penguatan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Ruslina menilai pemberantasan korupsi membutuhkan pendekatan menyeluruh. Menurutnya, langkah pencegahan sama pentingnya dengan proses penegakan hukum.

“Pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengedepankan penindakan semata, tetapi juga harus membangun sistem yang mampu mencegah korupsi sejak awal,” katanya.

Ia menyebut sejumlah upaya yang perlu diperkuat, mulai dari penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan pengawasan, pendidikan antikorupsi, hingga mekanisme pelayanan publik yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Ruslina menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan budaya antikorupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, upaya pemberantasan korupsi akan semakin kuat,” ungkapnya.

Ruslina berharap komitmen bersama dalam memberantas korupsi dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih.

“Semoga ikhtiar bersama ini semakin memperkokoh kepercayaan publik terhadap negara dan menghadirkan pemerintahan yang bersih demi terwujudnya Indonesia maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Related Posts

Leave a Comment