Wonogiri-KabarWonogiri – Karya poster berbasis budaya Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah global. Salah satu dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) dari ISI Surakarta, Basnendar Herry Prilosadoso, berhasil meloloskan karyanya dalam pameran internasional bertajuk Beyond The Human-Post Human: Artificial Intelligence, Body and Digital Identities yang diselenggarakan di Turki.
Poster berjudul “Human” tersebut menampilkan eksplorasi visual karakter wayang beber yang dipadukan dengan simbol-simbol teknologi modern.
Pendekatan ini menghadirkan kontras unik antara tradisi dan futurisme, sekaligus menyampaikan pesan tentang identitas manusia di era kecerdasan buatan. Elemen tipografi yang tersebar dinamis turut memperkuat komposisi visual pada karya berukuran 100 x 70 cm ini.
Menggunakan teknik digital imaging, Basnendar mengombinasikan ilustrasi dan teks secara eksperimental untuk menciptakan tampilan yang segar dan kontemporer. Karya tersebut dipamerkan pada 15–25 April 2026, dalam agenda tahunan yang digelar oleh Department of Fine Arts, Faculty of Education, Sivas Cumhuriyet University, bertepatan dengan peringatan World Art Day 2026.
Pameran ini menghadirkan 48 seniman dan desainer dari berbagai negara seperti Spanyol, China, Indonesia, Irak, Korea, dan Turki, yang mengangkat tema besar tentang relasi manusia dengan teknologi, tubuh, dan identitas digital.
Dalam pernyataannya, Basnendar mengungkapkan rasa bangga dapat membawa unsur budaya Indonesia, khususnya wayang beber, ke panggung internasional. Ia berharap kekayaan seni Nusantara terus menjadi sumber inspirasi dalam berkarya dan semakin mendapat ruang dalam berbagai pameran global.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa warisan budaya tradisional Indonesia tetap relevan dan mampu beradaptasi dalam konteks seni kontemporer berbasis teknologi.
