Fenomena Kemunculan Kuburan Kuno di WGM

by Tarmuji

Wonogiri-kabarwonogiri.com-Puluhan batu nisan muncul di area genangan Waduk Gajah Mungkur(WGM) tepatnya di Kecamatan Wuryantoro Wonogiri.
Fenomena tahunan satu ini disebut dapat ditemui disaat perairan WGM mulai surut.

“Iya,di Kecamatan Wuryantoro ini ada beberapa pemakaman jaman dulu yang muncul disaat musim kemarau.Lokasi pemakaman itu ada dua,di Dusun Jaban dan Sumberejo.Semuanya kalau musim hujan,elevasi air WGM naik maka semua pemakaman lawas akan tenggelam,” kata Sumardjono saat ditemui wartawan dikantornya,Rabu(13/9).

Menurut dia,pemakaman jaman dulu itu sebelumnya merupakan tempat pemakaman umum(TPU) Dusun Gumiwang Kidul.Namun saat ini lokasi itu masuk wilayah administratif Lingkungan Jaban Kelurahan Wuryantoro.
Selain pemakaman Gumiwang Kidul kata Sumardjono ada satu lagi pemakaman umum yang dulunya merupakan Desa Sumberejo.

“Ahli waris yang dikubur disini sudah bedol desa ke Sumatra(daerah transmigrasi,jadi sudah tidak ada lagi yang ziarah ke sini walaupun pemakaman ini muncul lagi,” kata dia.

Lebihlanjut Sumardjono mengatakan,berdasarkan informasi yang diterimanya, ada sejumlah bekas desa/kelurahan di wilayahnya yang kembali muncul ketika kemarau.

“Rumah dan kuburan itu ikut terkena genangan saat proyek pembangunan Waduk Gajah Mungkur itu. Makam itu memang ada sebelum pembangunan waduk,” jelasnya.

“Surutnya ini sejak Agustus kemarin sudah mulai, sampai sekarang,” ujarnya.

Ditambahkan,fenomena munculnya makam kuno disaat musim kemarau takhanya terjadi di Kecamatan Wuryantoro.Kondisi ini juga terjadi disejumlah kecamatan tetangga.

“Seperti diKecamatan Eromoko,Baturetno dan Nguntoronadi.Musim kemarau seperti ini air waduk surut past juga muncul kuburan lama,” imbuhnya.

Sementara itu,di Kecamatan Baturetno tepatnya di Desa Boto disaat air surut dapat dipastikan sejumlah kuburan kuno muncul kepermukaan.
Menurut Febri warga Desa Boto,kijing-kijing dikuburan lama masih ada yang utuh sebagian lagi hanya batu panjang yang sudah putus berserakan.Selain itu ada bekas sumur,buk deker dan bekas jalan kampung.

“Banyak sekali,disisi utara mulai dari bekas Dusun Mengger,Gawang disisi paling ujung dan sisi selatan yang dulunya bekas Dusun Sine,” tandasnya.

Related Posts

Leave a Comment