
Wonogiri-kabarwonogiri.com-Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri Joko Sutopo akhirnya buka suara perihal target raihan kursi pada pemilihan legislatif(Pileg) 2024 di DPRD Wonogiri.Hal demikian terungkap saat Puan Maharani(Ketua DPP PDI Perjuangan) meresmikan kantor DPC Banteng Moncong Putih dikabupaten setempat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Joko Sotupo mengakui,bahwa yang disampaikan oleh Puan Maharani di Wonogiri belum lama ini soal target 43 kursi pada Pileg 2024 sebagai sebuah tantangan.Hal itu menurut dia adalah sebagai motivasi kepada kader PDI Perjuangan Wonogiri berdasar realita.
“Bahwa Wonogiri harus menjadi contoh Kabupaten lain, karena proses dinamika politiknya bisa menunjukkan hasil yang luar biasa,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri Joko Sutopo belum lama ini.
Target 43 kursi kata dia kemungkinan berdasar raihan kursi PDI Perjuanga yang signifikan di Pileg 2014 ke Pileg 2019. Dia mengatakan pada 2014 lalu, PDIP Wonogiri meraih 13 kursi di DPRD Wonogiri.
Selanjutnya di Pileg 2019, raihan kursi PDIP meningkat 15 kursi, dari awalnya 13 menjadi 28.Sehingga,peningkatan 15 kursi itu bisa dikonversikan dari yang awalnya 28 kursi menjadi 43 kursi.
Seperti diketahui,soal target perolehan kursi Pileg 2024 untuk Wonogiri itu disampaikan Puan Maharani saat peresmian Kantor DPC PDI Perjuangan Wonogiri pada Minggu(3/9) lalu.
“Saya menangkap pesannya begitu, maka sebagai sebuah motivasi, tantangan sekaligus menginspirasi teman-teman semua,” jelasnya.
Pihaknya menilai tantangan itu menjadi sebuah semangat baru dan inspirasi bagi kader PDIP. Soal tercapai atau tidaknya tantangan itu, tergantung dengan kondisi politik yang ada.
“Kami tidak bisa dong jumawa, tetapi yang harus dipahami kesiapan kami adalah saat yang meminta adalah petinggi partai kami,” ujarnya.
Dia menyebut hal itu merupakan hubungan hirarki antara DPP partai, DPD, DPC, PAC.Dimana hal demikian adalah sebuah bentuk soliditas.
“Maka tantangan-tantangan yang disampaikan pada forum peresmian kantor itu bagi kami adalah sebuah inisiasi dari DPP partai untuk memberikan motivasi PDIP Wonogiri untuk meraih capaian yang benar-benar menang spektakuler,” katanya.
Usai mendapat tantangan itu, menurutnya harus dilakukan langkah sesuai dengan sistem. Konsolidasi dilakukan secara terstruktur dalam kurun waktu yang panjang dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi.
Pihaknya memastikan pihaknya sudah melakukan hal itu, terlepas ada atau tidaknya instruksi pihaknya akan bergerak untuk menkonsolidasi pasukan agar mendapatkan respon publik yang lebih baik.Pada intinya imbuh dia,selaku kader partai akan siap dan tegak lurur melaksanakan perintah pimpinan(DPP).
