Angin Kencang Terjang 8 Kecamatan di Wonogiri, Puluhan Rumah Rusak

by Abdul Manar

Wonogiri-KabarWonogiri.com – Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Wonogiri pada Rabu (4/3/2026) sekira pukul 15.35 hingga 17.00 WIB.

Dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, fasilitas publik, hingga terganggunya akses jalan di delapan kecamatan.

Berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Kabupaten Wonogiri per pukul 21.00 WIB, kejadian tersebar di Kecamatan Selogiri, Jatipurno, Ngadirojo, Girimarto, Puhpelem, Bulukerto, Wonogiri, dan Slogohimo.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu menjelaskam bencana dipicu hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang atau puting beliung.

Tidak Ada Korban Jiwa, 7 Warga Mengungsi

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tujuh warga terpaksa mengungsi sementara akibat rumah rusak tertimpa pohon tumbang.

Di Kecamatan Bulukerto, rumah milik Tukiyem mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon, menyebabkan lima warga mengungsi.

Sementara di Desa Domas, Dusun Duwet, rumah milik Marimin juga tertimpa pohon dan dua warga mengungsi.

Jatipurno Paling Terdampak

Kecamatan Jatipurno, khususnya Kelurahan Balepanjang, menjadi wilayah dengan dampak cukup signifikan. Sekitar 50 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan lima rumah rusak parah.

Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah yang terbuat dari asbes, seng, maupun genteng yang terbawa angin.

Selain rumah warga, satu teras rumah roboh, satu rumah tertimpa pohon, serta satu tiang listrik dilaporkan patah. Kantor Kelurahan Balepanjang juga mengalami kerusakan pada bagian genteng, asbes, dan kanopi.

Pohon Tumbang Tutup Jalur Wonogiri–Solo

Di Kecamatan Selogiri, pohon sengon tumbang sempat menutup total akses jalan utama Wonogiri–Solo. Namun, jalur tersebut telah berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal.

Pohon tumbang juga terjadi di Desa Jaten, Dusun Mantenan dan Gempeng. Sementara itu, di Kecamatan Slogohimo, Desa Soco, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon dengan total kerugian jutaan rupiah.

Di Kecamatan Ngadirojo, dapur rumah warga rusak berat tertimpa pohon jati, disusul kerusakan ringan pada beberapa rumah lainnya.

Kejadian serupa juga dilaporkan di Kecamatan Girimarto, Puhpelem, serta Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, berupa pohon tumbang dan genteng rumah berterbangan.

Penanganan Darurat dan Kebutuhan MendesakBPBD bersama camat, perangkat desa, relawan TRC, dan masyarakat setempat telah melakukan asesmen awal dan kerja bakti pembersihan material pohon tumbang. Penanganan lanjutan dijadwalkan dilakukan pada Kamis (5/3/2026), termasuk kerja bakti massal di sejumlah titik terdampak.

Total kerugian sementara dari titik yang telah terdata diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pendataan masih terus dilakukan mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif serta gangguan komunikasi akibat pemadaman listrik.

Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi asbes, genteng, kayu kaso, terpal, penggantian tiang listrik, serta dukungan logistik untuk kerja bakti.

Related Posts

Leave a Comment