WONOGIRI-KabarWonogiri.com – Berburu kuliner sate ayam di Kabupaten Wonogiri, Sate Ayam Pak Kabul Asli Ponorogo bisa menjadi salah satu pilihan.
Warung yang sudah berdiri sejak 1980-an ini memiliki keunikan tersendiri. Pelanggan bebas memilih isian sate sesuai selera, mulai dari daging, kulit, ati, telur hingga uritan.
Warung Sate Ayam Pak Kabul berlokasi di Lingkungan Gerdu RT 03, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri. Tepatnya di Jalan Salak 3, sekitar 50 meter di sebelah utara SDN 6 Wonogiri.
Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau. Meski sudah beroperasi puluhan tahun, warung ini tetap memiliki pelanggan setia. Bahkan, dalam sehari penjualannya bisa mencapai sekitar 1.000 tusuk atau setara 100 porsi sate ayam.
Usaha kuliner tersebut dirintis oleh Pak Kabul, warga asli Ponorogo. Kini, setelah Pak Kabul meninggal dunia, usaha itu diteruskan oleh anaknya dan memasuki generasi kedua.
“Sekarang sudah generasi kedua, Mas. Pak Kabul sudah nggak ada (meninggal),” ujar Ima, anak Pak Kabul.
Sesuai namanya, warung ini memang hanya menyediakan menu sate ayam. Namun, pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan pilihan. Mereka bisa menentukan sendiri jenis sate yang ingin disantap.
Mulai dari sate daging ayam, kulit, ati, telur, uritan, hingga kombinasi beberapa jenis dalam satu porsi.
“Bisa request. Mau daging, uritan, telur atau campur,” papar Ima.
Untuk harga, satu porsi sate ayam dibanderol dengan tarif berbeda sesuai jenis pesanan. Sebagai gambaran, satu porsi sate berisi daging, uritan, dan ati dijual Rp 25 ribu.
Sementara itu, pelanggan yang ingin menikmati sate uritan bisa memesannya sebanyak 10 tusuk dengan harga Rp 40 ribu.
Pilihan lainnya, tersedia nasi putih maupun lontong dengan harga masing-masing Rp 5 ribu. Ada pula menu sate lontong berisi lima tusuk sate yang dibanderol Rp 18 ribu.
Soal penyajian, pelanggan juga bisa meminta tingkat kematangan sate sesuai selera, termasuk dibakar lebih garing.
Dari segi rasa, potongan daging ayamnya cukup besar dengan tekstur legit. Bumbu kacang yang diguyurkan di atas sate menambah cita rasa gurih dan nikmat.
Bagi penyuka makanan pedas, tersedia pula irisan cabai dan bawang merah sebagai pelengkap. Tambahan tersebut bisa membuat sensasi rasa sate semakin kuat.
Tak heran jika pelanggan warung ini datang dari berbagai wilayah. Bukan hanya warga Wonogiri Kota, tetapi juga pengunjung dari luar daerah.
“Kalau pelanggan bervariasi. Ada dari Wonogiri Kota, luar Wonogiri Kota. Luar daerah juga ada yang mampir,” beber Ima.
Salah satu pelanggan, Sakti, mengaku cukup sering menikmati sate ayam di warung tersebut. Menurutnya, ukuran potongan daging dan cita rasa bumbu kacangnya menjadi daya tarik tersendiri.
“Mantap rasanya, Mas. Dagingnya besar-besar, legit. Sambal kacangnya juga enak,” kata dia.
Bagi masyarakat yang ingin mencicipi sate ayam legendaris ini, Sate Ayam Pak Kabul buka setiap hari mulai sore hingga malam. Warung tersebut juga selalu ramai didatangi pelanggan.
